Seluruh kegiatan manusia sehari – hari tidak lepas
dari penggunaan energi listrik. Sebagai contoh ialah penggunaan komputer atau
PC (Personal Computer). Saat ini
penggunaan komputer sangatlah penting untuk menunjang hampir semua kegiatan
manusia yang hidup di bumi ini. Penggunaan komputer yang tidak efisien dan
tidak sesuai dengan kebutuhan dapat mengakibatkan meningkatnya penggunaan
energi listrik. Penggunaan komputer tidak hanya pada level personal, melainkan
penggunaan komputer juga terdapat di dalam level perusahaan yang berbasis IT.
Penggunaan komputer pada level perusahaan ini tentu saja sangat memakan energi
yang banyak dan boros.
Komputer dan segala elemen pendukungnya disebut juga
dengan istilah teknologi informasi. Aktivitas
manusia yang paling banyak mempengaruhi lingkungan ataupun kerusakan lingkungan
tersebut merupakan fenomena nyata. Lebih-lebih di era globalisasi ini dimana
informasi sangat penting dan menjamurnya dunia internet dikalangan pelajar,
pebisnis maupun masyarakat pada umumnya. Kita tahu banyak permasalahan yang
terjadi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Oleh karena
itu Green Computing digunakan untuk
memaksimalkan efisiensi energi dan meningkatkan daur ulang produk dan limbah
pabrik dalam penerapannya pada kehidupan sehari hari. Green Computing berfokus pada membuat teknologi yang membantu
pelestarian alam dan meminimalkan efek buruk pekembangan teknologi. Green
computing merupakan salah satu solusi untuk
mengurangi pemborosan energi, mengurangi penggunaan daya yang berlebihan,
memanfaatkan material yang dapat digunakan kembali, dan mengurangi pemakaian
bahan-bahan atau material yang tidak ramah lingkungan. Praktik green computing dimaksudkan untuk
melakukan pengefesienan dalam pemakaian seumber energi tanpa menganggu sumber
daya energi untuk kedepannya.
Sebagai pengguna IT hendaknya kita harus mengerti
dampak-dampak yang akan terjadi jika menggunakan teknologi tanpa mengetahui
batas-batasan yang akan mengakibatkan kerusakan terhadap lingkungan sekitar.
Praktik green computing tidak harus
tentang penghematan energi dan sebagainya. Namun juga dapat di lihat dari software, perangkat yang di gunakan
dalam IT. Karena semua perangkat dalam IT memilki spesifikasi yang berbeda.
Baik dari konsumsi energinya dan juga kegunaanya.
Kegiatan sehari – hari yang saya lakukan untuk
mendukung dan menerapkan Green Computing
diantaranya penerapan Green Computing
pada laptop menggunakan power saving setting, kurangi penggunaan backlight, Atur layar
dan harddisk sleep/off setelah beberapa menit tanpa penggunaan, matikan bluetooth dan wifi ketika tidak digunakan, lepas kartu MMC, SD, USB Flash apabila tidak digunakan, kecilkan volume suara dan kontras layar, minimalisir penggunaan IrDA (infrared) atau serial communication karena boros energy, dan upgrade RAM
sebelum ganti laptop.
Dalam setiap
pembelian perangkat baru pastikan lulus uji hemat energi dan lingkungan, menggunakan layar monitor sesuai dengan kebutuhan, gunakan monitor LCD daripada CRT, karena lebih hemat energy, hindari mencetak e-mail atau dokumen elektronik, mencetak dokumen yang tidak terlalu penting bolak-balik, Perkecil ukuran font dan spasi, dan matikan komputer, Hp, dan alat-alat
lain yang tidak bekerja pada malam hari maupun akhir minggu.
Berdasarkan ulasan
di atas, maka dapat di tarik kesimpulan mengenai adanya Green Computing sebagai berikut :
a.
Ramah Lingkungan
b.
Terhindar dari krisis berlanjut
c.
Penghematan kertas
d.
Memelihara lingkungan agar menjadi lebih baik
e.
Memperpanjang masa pakai perangkat keras
f.
Menghemat daya dan mengurangi tagihan listrik
Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan untuk
mendukung dan menerapkan Green Computing. Dengan adanya penerapan Green computing maka akan banyak memberi
manfaat pada kehidupan berkelanjutan. Sumber daya alam yang kita gunakan yang
bersifat polutan atau sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui lambat
laun pasti akan habis. Dengan Green
Computing kita dapat mengontrol prilaku menggunakan sumberdaya komputasi
secara efisien, yaitu dengan cara memaksimalkan efisiensi energi, memperpanjang
masa pakai perangkat keras, meminimalkan penggunaan kertas.